Rabu, 10 Agustus 2016

CATATAN AKHIR : PAMERAN BONSAI BANDUNG JUARA 2016


Ada sesuatu yang menggerakkan hati saya  untuk hadir dan menikmati Pameran Bonsai Bandung Juara 2016. Rencana awal memang penulis tidak akan hadir pada acara tersebut, alasannya karena pekerjaan, banyak hal yang harus diselesaikan bersamaan dengan perhelatan tersebut. Apa daya godaan jiwa semakin besar mendekati hari akhir pameran, alhasil dengan ketetapan hati yang kuat maka berangkatlah ke Bandung menuju Lokasi Pameran Bonsai Bandung Juara.
                Tanggal 7 Agustus 2016 merupakan hari terakhir pameran, dalam hati sebenarnya masih ada kebimbangan biasanya di hari terakhir bonsai pameran sudah tidak komplit karena sebagian sudah diambil pemiliknya. Berharap masih bisa menyaksikan sisa-sisa kemegahan Pameran Bonsai Bandung Juara, akhirnya kebimbangan itu sirna terganti oleh rasa penasaran ingin segera sampai ke lokasi pameran.  Perjalanan ke barat merupakan trip favorit penulis, selain karena jalannya sudah hafal, banyak teman penghobi sepanjang jalan juga karena jalan menuju Bandung sudah semakin baik. Teman terbaik dalam perjalanan adalah kawan-kawan vespamania yang sepanjang jalan dari Jogja sampai Bandung siang dan malam selalu menghidupkan jalan raya, bersahabat, ramai dan anak-anaknya asyik. Berikutnya adalah rombongan touring RX-King beberapa kali sempat menjadi teman dalam perjalanan ini, suara khas mesin dan kenalpot King menjadi penghibur dalam perjalanan, jalanan menjadi hidup.
                Jogja – Tasikmalaya bukan perjalanan yang mudah, apalagi malam hari, selain badan lelah seharian bekerja, trip ini juga sangat ramai oleh mobil pribadi, angkutan umum maupun kendaraan besar pengangkut barang antar kota. Penat memang tapi kalah oleh rasa penasaran ingin menyaksikan pameran bonsai Bandung Juara. Enam jam berlalu sampailah kami di Tasikmalaya, dan Hotel Pertamina (SPBU hehehe…) menjadi tempat istirahat terbaik kami.  Kalau perjalanan kami lancar 2 jam lagi akan sampai di lokasi Pameran.  Setelah dirasa badan segar kembali, kami lanjutkan perjalanan menuju lokasi pameran. Alhamdulillah saat itu cuaca cerah cukup bersahabat dan kondisi lalu lintas lumayan lengang, alhasil sampailah kami di lokasi pameran dengan selamat tepat pukul 08.00 WIB.
                Wow keren, kesan pertama melihat sisi luar dari lokasi acara pameran tersebut. Pameran terletak di tempat parkir Lotte Mart Bandung, tempatnya luas, beraspal sehingga memberi kesan bersih pada lokasi pameran. Selain pengaruh juga dari penataan stand pameran yang cukup baik, sepertinya panitia paham betul dengan keinginan pengunjung pameran dan kepentingan pembursa. Pengunjung yang ingin menikmati pameran tidak akan terganggu dengan aktivitas transaksi yang dilakukan oleh pembursa, demikian juga pembeli bonsai yang akan bertransaksi dengan pedagang bonsai tidak akan merasa terganggu dengan aktivitas pameran bonsai karena lokasi bursa dan pameran dipisahkan oleh lorong dan sekat yang tinggi yang sekaligus berfungsi sebagai background untuk bonsai yang dipamerkan.
Baliho selamat datang menjadi sisi paling menonjol, karena ditaruh paling depan dan dipilih gambar bonsai mascot yang tentu tak asing lagi bagi para penghobi Bonsai Nusantara pada umumnya. Panitia sepertinya sengaja memilih bonsai tersebut, tidak memilih bonsai yang umum, bergaya natural dan khas bonsai yang itu-itu saja tetapi dipilihkan bonsai yang “nyleneh” tetapi “nyeni” agar penikmat pameran berkesan dengan pameran ini. Dari pemilihan bonsai mascot saja, panitia sudah berhasil menyita perhatian pengunjung, setiap ingat pohon ini yang teringat pasti pameran bonsai Bandung…. Keren. Pohon yang beruntung itu adalah pohon sisir koleksi terbaik sang ketua ppbi Bandung, Bapak Tedy.
                Satu jam lebih mengelilingi lokasi pameran melihat satu persatu bonsai yang dipamerkan serasa tidak ada selesainya, banyaknya peserta (konon lebih dari 500 bonsai) menjadikan pameran yang cukup semarak. Semua jenis tanaman ada, segala ukuran, segala bentuk atau gaya serta penampilan yang prima membuat mata tak lelah menikmati bonsai-bonsai tersebut. Keragaman ini memberi isyarat bahwa bonsai Indonesia telah maju pesat menjadi barometer bonsai dunia, dan barometer itu ada di Bandung. Ingin tahu perkembangan bonsai dunia datanglah ke Indonesia, ingin tahu perkembangan bonsai Indonesia datanglah ke Bandung.  Begitulah kira-kira kalau diungkapkan dengan kata-kata.
                Lima tahun lalu Bonsai Bandung seperti mati suri, hidup segan mati tak mau.  Pameran Bonsai Bumi Parahyangan 2010 menjadi perhelatan terakhir, setelah itu vakum sampai 2013. Geliat bonsai Bandung benar-benar terasa setelah era kepengurusan Pak Tedy. Setiap tahun ada pameran, komunitas makin rame, perdagangan makin bergairah, pedagang riang, pembudidaya makin semangat menanam dan pameran menjadi pemicu berputarnya kegiatan bonsai ini. Sukses pameran Bandung adalah buah kerja keras kepengurusan Pak Tedy, rajin silaturahmi ke seluruh PPBI di Indonesia, kecakapan mengelola anggota serta kreativitas beliau. Penulis yakin kalau PPBI pusat memberikan kesempatan pada beliau untuk menjadi nahkoda PPBI maka perkembangan Bonsai Nusantara tinggal menunggu waktu dan itu tidak lama.
                Kembali ke topic awal dech, berikut adalah beberapa dokumentasi pameran Bandung yang sempat kami ambil….


Berikut ini suasana Pameran Bonsai Bandung Juara 2016






















Minggu, 16 Maret 2014

Kupa Landak / sysigium caulifora / Jabuticaba / Anggur Brazil

Super Bonsai

Jenis bahan Bonsai yang masih sangat langka, selain karena pertumbuhan yang lambat juga karena hanya ada di daerah-daerah tertentu. Pohon ini selalu berbuah setiap tahunnya, buah sangat banyak dan eksotik karena menempel pada batang Bonsai. Di pasaran harga buah Kupalandak per KG mencapai Rp. 250.000,-.

Kami juga menyediakan Kupalandak dalam berbagai ukuran. Info lebih lanjut hubungi:


KIREINABONSAI

Alamat : Pasekan Kidul RT:01/01, Balecatur, Gamping, Sleman, DIY
Telepon: 0818 0272 1887, e-mail: kireinabonsai@gmail.com














SUPER BLACKPINE

Bonsai Blackpine merupakan idaman setiap penghobby Bonsai. Memiliki Bonsai Blackpine menjadi dambaan bagi setiap orang. Sangat beralasan, karena karisma Blackpine yang sangat ideal sebagai material Bonsai. Kulit batang yang berkerak sehingga mengesankan pohon yang sangat tua dan eksotis, bentuk daun jarum yang kaku dan berwarna hijau gelap memberi kesan seperti  terbuat dari plastik dan sulit dibudidayakan dengan cara cangkok atau stek menjadikan pohon ini sangat sedikit di dunia. Pertumbuhan pohon yang sangat lambat juga menjadi salah satu penyebab kenapa Bonsai Blackpine yang relative besar susah ditemui. Kalu pun ada paling diameter 1-2 cm itupun dengan bentuk yang sangat sederhana mengingat susahnya pembentukan Bonsai Blackpine karena tipikal batang yang sangat keras.
Bagi penggemar Bonsai dimanapun berada, saat ini KIREINA BONSAI memiliki koleksi Bonsai Blackpine dengan diameter cukup besar yakni 5,3 cm, dengan format Bonsai 95% jadi. Bonsai Blackpine ini merupakan koleksi lama salah satu penggiat Bonsai generasi I di Indonesia. Bonsai Blackpine ini diimpor langsung dari Jepang pada tahun 1982. Saat ini Bonsai tersebut dalam kondisi yang sangat subur dan sedikit mengalami reposisi dari posisi sebelumnya untuk mendapatkan kesan Bonsai yang alami. Bonsai ini sudah beradaptasi sangat baik dengan iklim yang ada di Indonesia sehingga tidak terlalu beresiko untuk dipelihara di seluruh wilayah tanah air. Harga yang ditawarkan untuk Bonsai Blackpine yang sangat langka ini dapat menghubungi KIREINA BONSAI setiap saat.

Selain Bonsai Blackpine yang sudah jadi, kami juga menyediakan bibit dan biji siap semai Blackpine dengan harga sangat terjangkau. Untuk yang berniat memiliki Blackpine sebagai koleksi Bonsai, informasi lebih lanjut silahkan hubungi: KIREINA BONSAI setiap saat.







JUNIPERUS CHINENSIS SUPER CHOKAN

    Untuk memenuhi hasrat penggemar Bonsai di manapun berada terhadap Bonsai cemara/juniperus Chinensis dengan diameter batang yang relative besar, kami menyediakan berbagai bentuk pohon cemara chinensis dalam ukuran diameter antara 10-20 cm. Rata-rata pohon tersebut bergaya tegak/chokan.

      Kami juga menyediakan berbagai jenis gaya, ukuran dan jenis cemara lainnya. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

KIREINA BONSAI

Jl. Wates KM 7, Pasekan Kidul RT: 01/01, Balecatur, Gamping, Sleman, DIY
Telp.: 0818 0272 1887 , email: kireinabonsai@gmail.com


Koleksi terbaru :













MENIKMATI SENI BONSAI

Motivasi orang untuk memelihara Bonsai sangat beragam; mulai dari motif hobby seperti memelihara tanaman hias lainnya, motif ekonomi yakni mengharapkan pendapatan dari kegiatan memelihara bonsai, motif eksistensi diri yakni ingin dikenal melalui kegiatan mengkoleksi Bonsai dan motif-motif lainnya. Kesemua motif tersebut bermuara pada alasan yang sama yakni mencari kepuasan.
Puas karena melihat tanaman Bonsainya hidup subur dan menjadi lebih indah, puas karena Bonsai yang dipelihara dibeli orang dengan harga yang relative tinggi, puas karena koleksi Bonsainya diapresiasi oleh orang lain. Kadang kepuasan bisa berlipat-lipat manakala semua motif ada didapatkan dalam kegiatan memelihara Bonsai tersebut, Bonsainya tumbuh subur menjadi lebih baik sesuai keinginan, dibeli orang dengan harga sangat tinggi dan mendapatkan apresiasi oleh banyak orang. Tahapan-tahapan dalam mencapai kepuasan memelihara Bonsai sangat beragam tergantung dari motif pertama yang diinginkan oleh orangnya.
Motivasi orang memelihara Bonsai pun tidak statis, selalu berubah-ubah. Kadang motivasi awalnya adalah sekedar hobby, lalu meningkat menjadi motif ekonomi dan selanjutnya ingin dikenal lebih oleh orang lain karena Bonsainya. Bisa jadi motif ingin terkenal menjadi motovasi pertama seseorang memelihara Bonsai atau motif ekonomi menjadi motif pertama. Tidak ada yang salah dengan motivasi orang dalam hal memelihara Bonsai.
Saat seseorang memutuskan memelihara Bonsai dan sudah tahu motivasinya maka akan lebih mudah bagi orang tersebut dalam menentukan Bonsai pilihannya. Untuk motivasi menyalurkan hobby mungkin bisa dimulai dengan bahan Bonsai yang relative murah, perawatan mudah dan mudah didapatkan. Untuk orang dengan motif ekonomi sebagai dasar memelihara Bonsai maka seseorang harus mempertimbangkan beberapa hal, agar tidak merugi kegiatan memelihara Bonsainya tersebut. Mungkin bisa dipilih bahan Bonsai yang menjadi pilihan orang sepanjang masa misalnya jenis ficus (beringin, preh, kimeng dan lainnya), juniperus (cemara pua, duri, sinensis, sargenti dan lainnya), dan jenis-jenis bahan Bonsai lainnya yang menjadi favorit masyarakat. Juga harus dipertimbangkan harga bahan tersebut, apakah terjangkau untuk konsumen, biaya perawatan selama Bonsai tersebut belum laku, biaya pembentukan dan biaya-biaya lainya. Untuk motif ingin lebih dikenal terkait memelihara Bonsai maka orang yang bersangkutan mungkin akan mengkoleksi Bonsai-Bonsai berkelas yang telah mendapatkan predikat terbaik dalam setiap pameran.
Perkembangan Bonsai di Indonesia cukup baik, demikian juga di dunia. Jika kita bandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu, kita bisa membuka buku-buku katalog ataupun buku kenang-kenangan saat pameran maka kita akan melihat perbedaan itu. Bahwa sekarang karya seni Bonsai sudah sangat maju, baik hal gaya, tampilan ataupun asesoris yang dipakai sudah sangat berbeda dengan Bonsai sepuluh  tahun yang lalu. Hal ini tidak terlepas dari maraknya informasi tentang seni Bonsai yang bisa diakses oleh siapa saja, banyaknya penghobi baru serta peran komunitas dalam mengembangkan seni ini. Citra seni Bonsai sebagai hobby eksklusive sudah semakin pudar, siapa saja, dari golongan apa saja bisa menekuni hobby Bonsai. Justru hobby Bonsai dapat menjadi sarana penghubung jalinan sosial antarmasyarakat dari berbagai latar belakang suku, agama, pekerjaan dan lain sebagainya.
Maraknya pameran seni Bonsai di beberapa daerah di Indonesia juga menjadi salah satu faktor berkembangnya seni Bonsai di Nusantara. Tahun 2013, tercatat ada 78 pameran seni Bonsai dari beberapa skala pameran lokal sampai dengan nasional yang diselenggarakan oleh beberapa kelompok seni Bonsai yang ada di Indonesia. Tahun 2014, menjadi tahun yang sangat istimewa bagi masyarakat Bonsai karena pada tahun ini banyak sekali agenda pameran yang dapat disaksikan dan diikuti oleh penggemar Bonsai, baik yang bertaraf lokal, nasional bahkan internasional. Pameran seni Bonsai bertaraf internasional gelaran Kraton Yogyakarta akan dilaksanakan pada tanggal 18 – 21 Oktober 2014 nanti yaitu: International Bonsai Art and Culture Biennale 2014. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.internationalbonsaibiennale.com/id dan https://www.facebook.com/groups/197476680426172/
International Bonsai Art and Culture Biennale 2014 akan menjadi acara pameran Bonsai terhebat di seluruh dunia sepanjang masa, karena acara ini memiliki konsep yang sangat berbeda dengan pameran-pameran Bonsai yang sudah ada. Lebih dari 48 negara akan berpartisipasi dalam acara ini. Inilah saatnya kita Bangsa Indonesia menunjukkan pada dunia bahwa kita adalah kiblat estetika dan barometer perbonsaian dunia. Amin
International Bonsai Art and Culture Biennale 2014 merupakan puncak segala motivasi masyarakat dalam kegiatan perbonsaian, semua bisa terlibat, semua bisa mengambil manfaat dan semua dapat menjadi hebat. Untuk wilayah Jogjakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya : Proposal, brosur dan informasi lainnya terkait acara International Bonsai Art and Culture Biennale 2014 juga dapat diperoleh di :

KIREINA BONSAI
Jl. Wates KM 7, Pasekan Kidul RT: 01/01, Balecatur, Gamping, Sleman, DIY

Telp.: 0818 0272 1887 , e-mail: kireinabonsai@gmail.com





Wilayah Jawa Barat dan sekitarnya :

Kios Bonsai Engkan Sopian
Cipanas, Puncak, Jawa Barat Telepon: 0818112107




Entri yang Diunggulkan

SENTRA BONSAI YOGYAKARTA - KIREINA BONSAI

Mencari sentra bonsai di Yogyakarta, Anda dapat mengunjungi KIREINA BONSAI yang beralamat di Jl. Wates KM. 7, Pasekan Kidul RT: 01/01, Bale...