Sabtu, 30 November 2013

BONSAI CEMARA SINENSIS (JUNIPERUS CHINENSIS), BONSAI TAHAN BANTING

Bonsai Cemara Sinensis (juniperus chinensis), Bonsai Tahan Banting

Cemara Sinensis (juniperus chinensis), akan segera mendominasi dalam setiap kontes/pameran Bonsai di Indonesia. Wabah demam cemara sinensis sudah menjangkiti hampir setiap penghobi Bonsai di tanah air. Tak pelak lagi, dalam beberapa tahun ke depan, dapat dipastikan Cemara Sinensis akan banyak ditemui dalam setiap event kontes/pameran Bonsai.
Sentra-sentra Bonsai di Indonesia sudah mulai banyak mengembangkan jenis tanaman ini. Bukan tanpa alasan mereka membudidayakan cemara sinensis, beberapa kelebihan cemara sinensis dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya dilihat dari sifat-sifat fisik pohon untuk dibuat bonsai yaitu (dr. Willy Wihana, 2013):
(1) berumur panjang bisa sampai ribuan tahun
(2) berkayu keras (baik untuk erotion phenomena/jin-jinan
(3) cabang-cabangnya beruas pendek dan banyak (baik untuk perantingan)
(4) daunnya kecil berwarna hijau (bisa dibuat compacta/padat,siluet nya bagus
(5) Akarnya menyebar kuat/root spread kuat
(6) kulit batang/Epidermis berwarna coklat kemerahan
(7) berbatang/cabang lentur (mudah di bentuk/ditekuk/ di band)
(8) bisa dibuat/menjadi semua Genre Bonsai yang ada
(9) tahan banting (bisa hiudp di dataran tinggi sampai dataran rendah),daya adaptasi tinggi
(10) Bahan yang sangat baik untuk penyuka jin-jin an/ meng explorasi erotion tree phenomena   yang                 menghasilkan sensasi  "KONTRAS" yang  luar   biasa (kulit  coklat  kmerahan  dan jin-jinan/keringan   
        yang berwarna putih ditimpali daun yang hijau,ini adalah specific/khas yang hanya bisa ditampilkan                 juniperus.

Ingin mengoleksi dan belajar menaklukan Bonsai Cemara Sinensis?

Datang dan Buktikan di

KIREINA BONSAI

Jl. Wates KM 7, Pasekan Kidul RT:01/01
Balecatur, Gamping, Sleman, YOGYAKARTA 55295
Facebook: jogja@kireinabonsai.com
e-mail: kireinabonsai@gmail.com, Telepon: 081802721887 Pin BB: 2211B72F

Beberapa Koleksi Cemara Sinensis di Kireina Bonsai:

Be 














Kamis, 21 November 2013

BONSAI KONTRUKSI

BONSAI KONTRUKSI

Semua bahan Bonsai bisa dibuat karya yang indah, tergantung dari seniman yang membuatnya. Dalam membuat karya Bonsai yang indah kadang kala kita sering terbelenggu oleh wacana yang kurang pas, bahwa untuk bisa menghasilkan karya Bonsai yang indah harus berasal dari bahan Bonsai yang baik. Bahan Bonsai yang baik itu adalah yang memiliki perakaran bagus, batangnya ngepen, percabangan komplit, dan berbagai alasan lainnya yang menyebabkan kita enggan untuk memulai berkarya dengan bahan yang seadanya. Keadaan ini menyebabkan wawasan sang seniman menjadi terbatas, tidak mampu mengeksplore kemampuannya untuk bahan-bahan yang dianggap tidak baik. Padahal jika kita mau melakukan perubahan anggapan tersebut, maka Bonsai yang indah bisa kita ciptakan dari bahan-bahan yang sederhana, murah dan mudah dijumpai. Karya Bonsai tersebut kami perkenalkan sebagai Bonsai Kontruksi.
Bonsai Kontruksi merupakan karya Bonsai yang pada awalnya adalah sebagai salah satu solusi dalam memanfaatkan bahan Bonsai yang dianggap kurang baik menjadi karya yang lebih baik/indah dengan menggabungkan asesoris lainnya. Asesoris lain yang dimaksud bisa berupa: tempelan keringan, tempelan batu dan atau penggabungan beberapa pohon menjadi satu kesatuan karya. Karya Bonsai Kontruksi mampu meningkatkan nilai tambah bahan Bonsai, yang awalnya merupakan bahan murahan menjadi karya Bonsai yang bernilai. Bagi seorang seniman sejati tidak ada bahan Bonsai yang tidak bisa dibuat menjadi karya yang indah.
Berikut contoh koleksi Bonsai Kontruksi yang dimiliki oleh Kireina Bonsai.













Rabu, 06 November 2013

SLEMAN JUNIPERUS CLUB (SJC)

Sleman Juniperus Club (SJC)

Belajar Bonsai Juniperus 

Sleman Juniperus Club (SJC) merupakan komunitas penggemar Bonsai di daerah  Kabupaten Sleman dan sekitarnya. Kabupaten Sleman merupakan Kabupaten yang masuk dalam wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, secara geografis terletak di sisi utara DIY . SJC didirikan sebagai tempat sarana belajar tentang Bonsai jenis Juniperus.
Juniperus  merupakan jenis tanaman yang dapat dijadikan Bonsai yang cukup indah. Awalnya Juniperus dicitrakan sebagai tanaman yang hanya dapat subur jika ditanam di dataran tinggi dengan suhu udara dibawah 15 derajad Celcius. Pertumbuhannya yang lama, syarat tumbuh yang rumit serta minimnya seniman Bonsai yang berkarya dengan Juniperus menyebabkan tanaman ini tidak begitu populer di penggemar Bonsai Nusantara. Padahal pesona Juniperus sebagai Bonsai sangat luar biasa; evergreen, mudah dalam perawatan, karakter pohon yang exotis adalah beberapa kelebihan jenis tanaman ini.
SJC sebagai komunitas penggemar Bonsai didirikan sebagai upaya untuk menumbuh kembangkan jenis tanaman Juniperus di Kabupaten Sleman. Saat ini angota SJC berjumlah 27 orang tersebar di Kabupaten Sleman dan sekitarnya. Jenis Juniperus yang dikembangkang di JEC antara lain: sinensis, pua, duri, buaya, sargenti dan jenis lainnya yang masuk dalam Juniperus. SJC mengadakan pertemuan rutin setiap 2 minggu sekali di sekretariat SJC: Kebon Babadan, Wedomartani, Ngemplak, Sleman. Komunitas ini terbukti bermanfaat bagi anggotanya, melalui berbagai kajian dan sharing beberapa ahli dan penghobi Bonsai, Juniperus dapat dikembangkan di daerah dataran rendah seperti Sleman yang memiliki suhu rata-rata di atas 30 derajad celcius. Justru beberapa jenis Juniperus dapat berkembang lebih baik dibanding dari daerah dingin, warna daun lebih cerah, dan daya tahan serta adaptasi terhadap cuaca relatif lebih baik merupakan beberapa kelebihan Juniperus yang tumbuh di daerah berhawa panas. Tentu semuanya memerlukan perlakuan yang khusus dibandingkan dengan tanaman yang memang berasal dari dataran rendah, melalui pengalaman dari beberapa pakar Juniperus yang ada di SJC, semua kendala terhadap pengembangan Juniperus dapat teratasi.
Sejak berdiri bulan September 2013, SJC langsung berprestasi dalam Pameran Bonsai Nasional PPBI di Jepara, Jawa Tengah. Tujuh Bonsai yang diikutkan dalam pameran semuanya mendapatkan bendera bahkan salah satunya menjadi Bonsai Best In Show dalam Pameran tersebut.
Di waktu-waktu mendatang SJC akan terus mengembangkan diri dalam proses kreatif membuat karya Bonsai yang lebih baik. Melalui pameran Bonsai, diskusi dengan pakar Juniperus, belajar dari trainer handal sampai dengan study banding kepada Master Juniperus di lain daerah adalah agenda SJC berikutnya.

BRAVO SJC, MAJU TERUS BONSAI INDONESIA


Koleksi bahan Bonsai dan proses kreatif di SJC













Tujuh jawara andalan SJC dalam PAMNAS BONSAI PPBI JEPARA 2013

Juniperus Sinensis, Pemilik: Heindrix SJC

Juniperus Sinensis, Pemilik: Heindrix SJC


Juniperus Sinensis, Pemilik: Ricky SJC

Juniperus Sinensis, Pemilik: Zanker SJC

Juniperus Sinensis, Pemilik: Zanker SJC

Juniperus Sinensis, Pemilik: Ricky SJC


Juniperus Sarjenti, Pemilik: Kaleandra SJC